Home » Contributors » Don’t Breathe (2016)

Don’t Breathe (2016)

donbrit1

Daredevil adalah seorang tuna netra dengan kemampuan beladiri yang mahir, Daredevil adalah jagoan tuna netra yang keren dan layak disukai. Sampai akhirnya seseorang bernama Ben Affleck menghancurkan karakter Daredevil. Lalu apa hubungannya Daredevil dengan film ini?

Film ini juga bercerita tentang seorang tuna netra yang mempunyai keahlian dalam membela diri. Lalu apa hubungannya Ben Affleck dengan film ini? Nggak ada. Ngapain bawa-bawa Batman? Hmm.

Don’t Breathe berkisah tentang Rocky (Jane Levy), Alex (Dylan Minette) dan Money (Daniel Zovatto). Mereka bertiga adalah remaja yang berprofesi sebagai pembobol rumah yang keamanan rumah yang menjadi target maling mereka dipegang oleh ayah Rocky. Dalam reputasi membobol rumah, reputasi 3 serangkai ini terbukti cukup mahir dibandingkan  kemahiran Wayne Rooney dalam membobol gawang lawan di musim kompetisi 2015/2016. Sampai suatu hari terbesitlah keinginan Rocky untuk berhenti dari profesi maling yang dia jalani bersama Alex dan Money.

donbrit2

Lewat informasi seorang penadah barang curian, diketahui bahwa ada rumah yang pemilikinya adalah tuna netra (Stephen Lang) dan memiliki banyak uang hasil dari ganti rugi karena kematian anaknya yang di tabrak oleh Dul… eh bukan ding, Rasyid…. Juga bukan. Ya pokoknya si pemilik rumah mendapat ganti rugi karena anak perempuannya ditabrak oleh seorang perempuan kaya raya.

Rocky, Alex dan Money merencanakan misi terakhir dalam karir maling rumah mereka dengan mencuri dari rumah tuna netra ini. Mereka juga berpikir bahwa mencuri uang di rumah tuna netra -yang diketahui juga sebagai mantan tentara perang- itu semudah Taylor Swift mengucapkan kata putus kepada selebritis pria yang menjadi pacarnya. Tapi ternyata 3 serangkai ini salah, tuna netra pemilik rumah yang memelihara anjing jenis Rottweiler ini adalah seseorang yang pandai berkelahi dan susah untuk dikalahkan. Tujuan ingin merampok rumah tuna netra dengan mudah malah menjadi malapetaka bagi Rocky, Alex dan Money.

donbrit3

Film ini bergenre horor/thriller dengan tema home invasion. Di awal film kita akan dibuat kesal dengan ulah ketiga remaja maling ini, tapi dipertengahan cerita saat satu demi satu dari mereka dikejar untuk dihabisi oleh si tuna netra pemilik rumah, kita akan mulai simpati kepada Rocky dan Alex sambil berharap semoga mereka berdua dapat selamat sehat walafiat keluar dari rumah yang di ruang bawah tanahnya menyimpan rahasia yang membuat kita berbalik benci kepada tuna netra pemilik rumah.

Fede Alvarez, sutradara film ini bekerja sama lagi dengan Rodo Sayagues sebagai penulis naskah setelah sebelumnya mereka pernah bekerja sama di Evil Dead yang keren itu. Fede Alvarez membuat film ini menjadi film horor yang sangat minimalis, minim dialog dan selebihnya adalah ketegangan. Dapat dipastikan di atas sana Hitchcock akan bangga dengan apa yang dibuat oleh Fede Alvarez.

Jane Levy yang juga pernah bekerja dengan Fede Alvarez di Evil Dead pun tahu bagaimana memerankan tokoh yang sepanjang film di buru oleh si tuna netra. Perlakuan brutal yang diterima Jane Levy sama baiknya saat dia bermain di Evil Dead yang keren itu. Di ujung cerita kita akan tahu bahwa apa yang diterima oleh karakter yang diperankan Jane Levy setimpal oleh yang dia dapatkan. Walau pun diujung film kita bertanya apakah film ini akan ada kelanjutannya. Ibaratnya film ini adalah perpaduan antara film Panic Room, You’re Next dan Cujo (menurut Daniel Dokter). Itulah kenapa film ini layak di tonton.

dmoz

dmoz

Heaven Knows I'm Miserable Now
dmoz

Latest posts by dmoz (see all)