Home » Events » DARI KARYA SUTRADARA MUDA JEPANG KE BLOCKBUSTER HOLLYWOOD DI TOKYO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL KE-29

DARI KARYA SUTRADARA MUDA JEPANG KE BLOCKBUSTER HOLLYWOOD DI TOKYO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL KE-29

Tokyo International Film Festival (TIFF/TIFFJP) ke-29 yang akan digelar dari 25 Oktober ke 3 November dalam waktu dekat akan mengumumkan line up lengkap film-film yang akan diputar selama festival berlangsung. Dari total 1502 film dari 98 negara dalam submission TIFF tahun ini, ada dua film Jepang yang lolos dalam segmen kompetisi utama yang diumumkan lebih awal.

‘Japanese Girls Never Die’ dan ‘Snow Woman’, kedua judul tadi, merupakan karya sutradara muda Jepang, masing-masing oleh Daigo Matsui dan Kiki Sugino. Daigo Matsui merupakan alumnus dari segmen ‘Japanese Cinema Splash’ lewat filmnya ‘How Selfish I Am!’ di TIFF ke-26. Film Daigo Matsui lainnya, ‘World Wonderful End’ sempat ditayangkan di Berlinale dan ‘Our Huff and Puff Journey’ memenangkan dua penghargaan di Yubari International Fantastic Film Festival. Diangkat dari novel berjudul sama karya Mariko Yamauchi, ‘Japanese Girls Never Die’ yang dibintangi aktris Yu Aoi memotret kehidupan tiga wanita dari generasi berbeda.

jgnd-1
(image.net)

Sementara Kiki Sugino, mengawali karirnya sebagai aktris dan produser dari film-film seperti ‘Hospitalité’, ‘Au Revoir L’été’, ‘Odayaka’ dan ‘Chigasaki Story’. Debutnya sebagai sutradara dimulai dari ‘Kyoto Elegy’ yang ditayangkan perdana di TIFF 2014. Film keduanya, ‘Taksu’ yang berlokasi di Bali ditayangkan perdana di Busan di tahun 2014 dan meraih Rising Director Award of Marie Claire Asia Star Awards.

sw(image.net)

Merupakan reinterpretasi ‘Yuki-Onna’, folklore yang sudah sangat dikenal publik Jepang dari antologi horor klasik ‘Kwaidan’ karya Lafcadio Hearn alias Koizumi Yakumo, juga sebagai peringatan ulang tahun ke-50 versi film dari Masaki Kobayashi, selain menyutradarai, Kiki Sugino juga ikut berperan sebagai aktris utama bersama sejumlah aktor-aktor terkenal Jepang seperti Munetaka Aoki, Mayu Yamaguchi, Shiro Sano dan Nagisa Umeno, di antaranya.

Dalam press release-nya, Yoshi Yatabe, TIFF Programming Director untuk segmen kompetisi, turut memberikan komentarnya. Menurut Yoshi Yatabe, baik Daigo Matsui dan Kiki Sugino lewat kedua film ini menunjukkan peningkatan dalam karir masing-masing. Ada ambisi di balik illustrasi simbolik tentang Jepang dalam bentuk-bentuk berbeda, dan layak untuk dibawa ke ranah internasional.

Melengkapi line up untuk segmen Special Screening tahun ini, TIFF juga akan menghadirkan beragam rupa film-film dari berbagai negara, yang kebanyakan berstatus blockbuster dari negara masing-masing. Selain film pembuka ‘Florence Foster Jenkins’ karya Stephen Frears yang dibintangi Meryl Streep dan Hugh Grant, serta film penutup dari Jepang ‘Satoshi: A Move for Tomorrow’ karya Yoshitaka Mori, masih ada sejumlah film-film lain yang sangat ditunggu.

m_florence_foster_jenkins
(image.net)

Dari Jepang, ada 6 film lagi selain ‘Satoshi: A Move for Tomorrow‘ sebagai film penutup ; ‘My Korean Teacher’ (Yuzo Asahara), ‘Itazurana Kiss The Movie in High School’ (Minoru Mizoguchi), ‘The Sowing Traveller 3’ (Kiyoshi Sasabe), animasi ‘In the Corner of the World’ (Sanao Katabuchi) serta film thriller detektif ‘Museum’ karya Keishi Otomo. Kemudian ada ‘Miss You Already’ yang diperankan karya Catherine Hardwicke, ‘The Neon Demon’ karya Nicolas Winding Refn hingga ‘The Birth of a Nation’ karya Nate Parker dan ‘The Arrival’-nya Dennis Villeneuve.

m_the_birth_of_a_nation
(image.net)

Trailer Tokyo International Film Festival ke-29 dapat diakses di alamat ini.  http://2016.tiff-jp.net/news/en/?p=11438

Daniel Irawan

danieldokter

danieldokter

Daniel Irawan adalah pemilik situs ini.
danieldokter

Latest posts by danieldokter (see all)