Home » Events » KYOTO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL MERILIS LINE-UP UNTUK EDISI KE-3-NYA

KYOTO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL MERILIS LINE-UP UNTUK EDISI KE-3-NYA

m0906_2

©kiff.kyoto.jp

Menyambut tahun ketiga penyelenggaraannya, Kyoto International Film Festival (KIFF) yang merayakan Kyoto sebagai rumah sinema Jepang, awal sejarah sinema mereka dimulai di sana, tahun ini mempromosikan kultur baru untuk memperingati tradisinya.

Tetap diselenggarakan oleh salah satu perusahaan hiburan terbesar Jepang, Yoshimoto Kogyo, dalam press conference-nya yang bertempat di Yoshimoto Gion Kagetsu pertengahan September lalu, mereka menginisiasi temanya tahun ini, ‘Kyoto Up  Up’ bersama official poster untuk menunjukkan kebangkitan Kyoto. Konferensi pers ini juga dihadiri oleh Walikota Kyoto, Daisaku Kadokawa dengan mengenakan kimono. Kadokawa mengatakan bahwa Kyoto merupakan salah satu fokus program dari departemen kebudayaan Jepang untuk dikembangkan bersama aktivitas-aktivitas kebudayaan hingga 2020 nanti.

Honorary President dari Komite Penyelenggara KIFFSadao Nakajima, salah seorang pelaku industri yang berkarir sejak 1959 juga menyebutkan bahwa sasaran mereka dalam waktu dekat adalah menjadikan Kyoto sebagai sentral dari perfilman Jepang.

Seremoni Pembuka KIFF akan diselenggarakan di salah satu situs World Heritage UNESCO yang dirampungkan di tahun 1626, Nijo Castle, pada 13 Oktober mendatang bersama penyerahan The Shozo Makino Award yang diinisiasi tahun 1958 untuk menghormati sineas Shozo Makino. Penghargaan itu akan diberikan pada sineas-sineas terpilih yang dianggap memberikan kontribusi besar bagi perkembangan sinema Jepang hingga sekarang.

Sementara Toshiro Mifune Award tetap akan diberikan kepada aktor yang berjasa membawa nama sinema Jepang ke dunia Internasional. Persembahan Toshiro Mifune Award tahun ini akan semakin spesial dengan penayangan perdana Jepang untuk film dokumenter: ‘Mifune: The Last Samurai’ karya Steven Okazaki yang sudah melanglang buana ke berbagai festival dunia sebagai film pembuka. Ikut diisi oleh refleksi sutradara-sutradara dunia seperti Steven Spielberg dan Martin Scorsese terhadap Toshiro Mifune dan film-film samurainya yang dikenal ke seluruh dunia.

©kiff.kyoto.jp

©kiff.kyoto.jp

Juga menyemat signature-nya ke retrospeksi film-film klasik dalam empat segmen yang akan diisi oleh film-film bisu, 7 film dari Charlie Chaplin akan ditayangkan tahun ini, dari ‘The Kid’ (1921) ke ‘Limelight’ (1952). Yoneo Ota, profesor dari the Osaka University of Arts ikut berkomentar bahwa film-film ini akan mengundang rasa keajaiban atas pencapaiannya lebih dari 100 tahun yang lalu di AS.

Tak hanya film-film Chaplin, KIFF juga akan mempersembahkan dua karya terdahulu dari Masters of Japanese Cinema, Yasujiro Ozu yang juga merupakan film bisu. ‘A Straightforward Boy‘ (1929) dan ‘The Lady in the Beard’ (1931),  film Ozu yang baru ditemukan kembali akan ditayangkan sebagai World Premiere. Bersama dua film itu, sejumlah film-film komedi pendek dan ‘Toy Film’ yang merupakan film yang dibuat untuk proyektor mainan di era Taisho dan Showa akan ikut menjadi highlight KIFF tahun ini.

KIFF tetap mempertahankan segmentasi seni dari nama terdahulu ‘Kyoto International Film and Art Festival’ dengan mempersembahkan tema mobil ke ekshibisi spesialnya. Dikreasi oleh unit art Yotta, pemenang Taro Okamoto Award for Contemporary Art, mobil bernama ‘Kintoki’ yang dilengkapi dengan neon lights akan mengunjungi festivalnya.

Selain itu, Nishi Hongan-ji Temple, kuil yang ditemukan tahun 1591, juga akan menjadi salah satu pusat ekshibisi KIFF. Fasilitas pelatihan para biksu yang biasanya tertutup untuk umum akan dibuka selama periode festival dengan kreasi seni yang dibuat dengan cardboard, folding screens, balon bersama film animasi karya Shinsuke Kawahara. Instalasi ‘Dark Science’ dari artis Perancis Jean Luc-Vilmouth akan melengkapinya bersama lagu Gloomy Sunday milik Billie Holiday dengan 20 bola lampu besar.

Menutup upacara pembukanya, produser KIFF Kazuyoshi Okuyama menyebutkan bahwa walau tetap mempertahankan art exhibition-nya, perkembangan KIFF ke edisi ke-3 nya tahun ini akan membawa pendewasaan ke arah festival film internasional yang makin besar.

Kyoto International Film Festival akan berlangsung dari 13 hingga 16 Oktober di sejumlah lokasi-lokasi terkenal ibukota kuno Jepang ini.

danieldokter

danieldokter

Daniel Irawan adalah pemilik situs ini.
danieldokter

Latest posts by danieldokter (see all)