Home » Dan at The Movies » TRANSFORMERS: THE LAST KNIGHT (2017)

TRANSFORMERS: THE LAST KNIGHT (2017)

TRANSFORMERS: THE LAST KNIGHT: STILL A HUGE, TITANIC QUINTS OF BAYHEM
Sutradara: Michael Bay
Produksi: di Bonaventura Pictures, Hasbro Studios, Angry Films, Paramount Pictures, 2017

Dalam konteks franchise blockbuster, ‘Transformers’ mungkin berdiri dengan status one of a kind. Dicaci maki kritikus dan penonton serius – ini sudah mencapai level perdebatan ideologi yang tak habis-habis – unlike any others, tak peduli pendapatan domestiknya sudah menurun namun tetap berjaya di perolehan internasional, Michael Bay dan instalmennya tetap melaju terus. ‘The Last Knight‘ sendiri – walau masih punya benang merah ke film sebelumnya, juga trilogi awal, kabarnya dipersiapkan sebagai pijakan baru ke trilogi selanjutnya. Artinya, apapun hasilnya, bersama spinoff film solo ‘Bumblebee’ yang bakal hadir, franchise-nya belum akan berakhir di sini.

Melanjutkan petualangan baru Cade Yeager (Mark Wahlberg) bersama robot-robot Cybertron dari film sebelumnya, ‘The Last Knight’ membawa mitologi baru lewat racikan spesial franchise-nya; pembelokan sejarah aktual ke rahasia universe Transformers. Selagi Optimus Prime (disuarakan Peter Cullen) mencari kreatornya ke Cybertron; Quintessa (Gemma Chan) yang tengah berencana menghancurkan bumi lewat bantuan decepticon Megatron (Frank Welker), proyek pemerintah TRF (Transformer Reaction Force) yang dibantu agen senior Lennox (Josh Duhamel) sibuk membuntuti Yeager atas keberadaan benda pusaka misterius dari era King Arthur yang membawa Yeager dan seorang profesor Inggris Viviane Wembly (Laura Haddock) ke kastil milik bangsawan Inggris Edmund Burton (Anthony Hopkins) dengan robot pelayannya; Cogman (Jim Carter). Bergabung bersama Bumblebee (Erik Aadahl) dan autobots lain, mereka pun harus menghadapi Megatron dan sekumpulan decepticons pilihan yang justru direkrut pemerintah tanpa menyadari resikonya.

Hadir dengan plot penuh percabangan rumit plus sejumlah modifikasi story-arc asli yang mungkin hanya benar-benar bisa ditangkap penggemar source animasi berdasar lineup produk mainan Hasbro-nya dari skrip yang ditullis Art MarcumMatt H0lloway (‘Iron Man‘, ‘Punisher: War Zone‘) dan Ken Nolan dari ide Akiva Goldsman, Bay tetap membawa faktor visual berbalut hi-tech CGI ke dalam aksi perseteruan para robot bersama manusia sebagai jualan utamanya.

Dari plot itu, however, tetap ada inovasi yang dipertahankan secara konsisten dari sematan secret histories yang sudah mereka mulai di film kedua soal Piramida Giza, lantas peluncuran Apollo 11 di ‘Dark of the Moon’ dan prasejarah dinosaurus di ‘Age of Extinction’. ‘The Last Knight’ kini bergerak ke medieval history King Arthur, Excalibur dan Ksatria Meja Bundar; juga landmark Stonehenge di Wiltshire, Inggris dan Witwiccans history yang membawa nama-nama tokoh terkenal dari penemu ke komposer lintas zaman. Ini, tak bisa tidak adalah elemen-elemen menarik yang membuat story-arc tiap instalmennya selalu memiliki hal baru buat disimak, apalagi khusus bagi fans-nya, di sini mereka menampilkan wujud Cybertron dan kreator robot-robot ini dalam bentukan beda soal Quintessons dan Unicron.

Di tengahnya, tentulah perseteruan Autobots dan Decepticons sebagai aspek terdepan bersama transforming details yang selalu ditunggu penggemarnya. Walau tak lagi terlalu berfokus ke sana; jawdropping elements yang membuat kemunculan film pertamanya jadi begitu spesial sekaligus meletakkan standar visual baru dalam penggunaan CGI di genre sejenis tetap muncul di antara adegan aksi pertarungan robot-robot Cybertron yang makin digelar secara over the top di sini.

Bagusnya lagi, Bay tetap mampu memunculkan karakter-karakter robot baru dari dua kubu itu dengan detil cukup untuk membuat penontonnya, bahkan yang berusia belia sekalipun, bisa mengenali perbedaannya dengan mudah. Ia tak sekalipun mencoba mengakali teknis efek visualnya lewat adegan-adegan gelap atau malam hari; namun secara maksimal menggelar detil itu tanpa bisa ditandingi sineas lain. Di tangan Bay, apa yang kita saksikan tetap terlihat berlipat-lipat lebih besar dari prakiraan bujetnya.

Di balik isu ‘The Last Knight’ menjadi instalmen terakhir yang disutradarainya, Bay juga membawa ‘The Last Knight’ seolah unjuk gigi menaikkan lagi faktor excitement yang memang diinginkan kebanyakan penonton secara tak tanggung-tanggung. Tak peduli karakterisasi robot dan manusianya yang penuh sesak, mempertahankan beberapa karakter lama dan memunculkan karakter-karakter baru; Bay seolah memadukan banyak blockbuster terkenal yang melibatkan mentor-mentor-nya; Steven Spielberg (juga menjabat executive producer sejak film pertama), George Lucas dan James Cameron dari ‘Aliens’, ‘Avatar’, ‘Titanic’, ‘Star Wars: The Force Awakens’ ke blockbuster lain seperti ‘Suicide Squad‘ hingga artsy-scifi blockbuster seperti ‘The Abyss’ (juga dari Cameron) dan ‘Arrival‘ membuat kita seperti membayar 1 untuk paling sedikit 12 blockbuster ke dalamnya.

Di deretan karakter manusianya, selain Wahlberg yang tetap memegang peran utama meneruskan karakternya di ‘Age of Extinction’, ada Josh Duhamel, John Torturro dan beberapa hint ke trilogi awal serta voice cameo Nicola Peltz dari ‘Age of Extinction’ sebagai benang merahnya. Karakter-karakter barunya pun tetap menunjukkan kecermatan Bay memilih cast; mata spesialnya ke female lead kini memunculkan aktris Laura Haddock dari ‘Guardians of the Galaxy’; istri aktor Sam Claflin yang seolah jadi perpaduan Megan Fox dan Emma Stone. Bersama Anthony Hopkins yang tak pernah kelihatan bersenang-senang seperti ini sejak ‘Bad Company’-nya Joel Schumacher, mereka di-plot di antara elegansi dan British-mocking jokes yang meski racist-sexist dan luar biasa nyeleneh tapi tetap fun dan meriah. Masih ada aktris muda Isabela Moner dan model berdarah Asia Gemma Chan yang tampaknya bakal meneruskan franchise-nya nanti, serta Stanley Tucci dalam karakter berbeda dari ‘Age of Extinction’.

Sisi komikal itu juga semakin mencuat dengan banyaknya comic -action reliefs dari karakter Autobots bahkan Decepticons yang membaur bersama aksi dan pameran efek – juga gonzo explosions gila-gilaan dalam durasi lebih dari dua jam. Ada robot butler Cogman bersama Sqweeks (disuarakan Reno Wilson) buat mengisi relief C-3PO – R2-D2 a laStar Wars’, robot berdialek Perancis Hot Rod yang disuarakan Omar Sy, Daytrader yang disuarakan Steve Buscemi dan banyak lagi, sementara karakter Hound (John Goodman), autobot Jepang Drift (Ken Watanabe) tetap dimunculkan dengan singkat tapi tetap menarik; juga lebih lagi Dinobots bahkan Infernocus; robot raksasa yang merupakan gabungan dari 5 Decepticons.

Di satu sisi, ini memang dianggap kritikus sebagai ambisi berlebihan dengan hasil tumpang tindih serta kacau-balau; namun untuk penonton kebanyakan, ‘The Last Knight’ tetaplah sebuah hiburan murni yang membawa mereka merasakan pengalaman sinematis sepadan dengan harga tiket yang mereka bayar. Full of rides and excitements yang melibatkan Autobots vs Decepticons serta highlight terbesar ‘The Last Knight‘ : Optimus/Nemesis Prime vs Bumblebee, King Arthur’s arcs ke sisipan PD-II, famous landmarks hingga submarine adventure, soul/heart factor terbesarnya yang bisa jadi terasa agak tenggelam oleh aksi-komedi dibanding instalmen sebelumnya, memang terletak sepenuhnya ke treatment visual yang bergantung ke ukuran layar dan gimmick 3D dalam tampilan semaksimal mungkin sesuai keseluruhan film yang disyut hampir 100% dengan kamera IMAX 3D.

Pendeknya, lewat ‘The Last Knight’, Bay benar-benar membawa ‘Transformers’ ke garis batas perbedaan audiens publik dengan kritikus – penonton serius secara lebih lagi. Dalam konteks sebuah komoditas dan sasaran pangsanya, ini jelas sah-sah saja. Paling tidak, dalam paket terbesarnya, Bay tetap mengemas ‘The Last Knight’ dengan sisi teknikal yang luarbiasa impresif, menaikkan lagi level-nya unlike anything you’ve ever seen before. Transforming even more blockbusters into one, call it what you want, ‘The Last Knightis still a huge, titanic quints of Bayhem! (dan)

danieldokter

danieldokter

Daniel Irawan adalah pemilik situs ini.
danieldokter

Latest posts by danieldokter (see all)