Home » Dan at The Movies » KINGSMAN: THE GOLDEN CIRCLE (2017)

KINGSMAN: THE GOLDEN CIRCLE (2017)

KINGSMAN: THE GOLDEN CIRCLE: A RIP-ROARING SEQUEL, ALL IN THE NAME OF FUN
Sutradara: Matthew Vaughn
Produksi: Marv Films, Cloudy Productions, 20th Century Fox, 2017

Image: impawards.com

Di saat kecenderungan yang ada terhadap genre-genre seperti James Bond dibawa ke ranah yang lebih manusiawi, tak ada yang menyangkal kalau Kingsman: The Secret Service (2015), yang dibesut Matthew Vaughn berdasar komik serial berjudul sama karya Dave Gibbons & Mark Millar adalah sebuah penyegaran. Dari semua sisi pendekatan hingga homage ke genre-nya, berbaur antara meta dan mocking, aksi dan komedi yang di-gas ke taraf kegilaan sinematis – semua atas nama hiburan, Kingsman meraih tempatnya sendiri di genre ini.

Sekuel yang sudah lama ditunggu-tunggu ini kini melanjutkan petualangan Eggsy (Taron Egerton) menyelamatkan dunia dalam misi berikutnya. Dimulai dengan adegan pembuka penuh aksi, Eggsy dan Merlin (Mark Strong), agen Kingsman yang tersisa setelah markas Kingsman dihancurkan oleh pihak misterius, mesti bertolak ke Kentucky untuk meminta bantuan Statesman, organisasi sama yang menyamar di balik pabrik distilasi minuman keras. Menemukan kembali Harry (Colin Firth), mentornya yang masih mengalami amnesia sejak kejadian di film pertama, penyelidikan Eggsy kini mengarah ke organisasi kriminal The Golden Circle yang dijalankan oleh Poppy Adams (Julianne Moore) di balik rencana gila mengancam Presiden AS (Bruce Greenwood) untuk mengeluarkan dekrit legalisasi obat bius hasil racikannya.

Skrip yang tetap ditulis oleh Vaughn bersama partnernya dari X-Men: First Class dan Kick-Ass, Jane Goldman, kini mengangkat lagi level elemen-elemen potensialnya ke ranah yang buat sebagian orang bisa jadi kelewat gila – baik dalam porsi aksi beroktan tinggi hingga komedi plus selipan romansa Eggsy dan putri Swedia Tilde (Hanna Alström – kian mengingatkan ke Amy Adams di awal-awal karirnya), namun di sisi lain bekerja dengan sangat baik di atas pace yang terjaga bahkan sepanjang 141 menit durasinya. Membangun kontinuitas yang sangat menarik ke film pertamanya, tetap stylish dan tetap pula di atas homage ke kultur pop dari genre super spy hingga musik yang dikemas dengan lagu-lagu John Denver bahkan sampai membawa Elton John, yang selain menyumbangkan beberapa lagu hits-nya juga dimanfaatkan secara gila-gilaan sebagai salah satu cast.

Ensemble bertabur bintang itu juga masih memuat nama-nama dari Channing Tatum, Halle Berry, Emily Watson, Michael Gambon hingga Jeff Bridges ke deretan cast-nya, juga Julianne Moore sebagai villain utama. Namun dua yang paling mencuri perhatian justru bukan dari A-class list-nya; melainkan Pedro Pascal (Game of Thrones, The Great Wall – sangat mengingatkan ke Burt Reynolds muda) sebagai koboi Statesman jagoan, Whiskey, yang beraksi dengan laso dan cambuk listriknya, serta Edward Holcroft sebagai henchman Charlie yang juga muncul dalam film pertama. Sementara sosok Eggsy dan Harry sebagai dua karakter sentralnya juga tetap bisa dipoles dengan kuat sekaligus menjadi garda terdepan buat sematan-sematan homage ke genre tadi, kali ini ditambah Mark Strong dengan porsi lebih sebagai Merlin ke tengah-tengahnya.

Jadi rasanya tak ada yang perlu dipersoalkan lebih dari sisi lain. Sebagai blockbuster yang tahu benar kekuatannya ada di mana, The Golden Circle tampil seperti sebuah menu yang menambah lagi porsinya dua kali lipat. Bahwa ia memang bekerja paling baik saat Vaughn dkk. menggempur semua kegilaannya, keseruan dari tiap gelaran adegan aksi dengan koreografi impresif, ada banyak sekali never before seen action sequence, tetap dari penata laga Guillermo Grispo dan stunt coordinator Brad Allan (Jackie Chan stunt team), benar-benar membawa The Golden Circle sebagai sekuel yang begitu eksplosif memainkan elemen-elemen jagoannya. Sebut semua dari baku hantam, gunfights ke aksi gila lain bertabur CGI hi-tech bagaikan menaiki wahana kinetik yang luar biasa liar, Kingsman: The Golden Circle is a rip-roaring sequel – all in the name of fun. (dan)

  • anonymous4GPentingBlog

    Mas, apakah sequel ini juga mengalami sensor habis-habisan kayak film pertama?

    • Daniel Irawan

      Nggak kok. Aman.