Home » Dan at The Movies » THE POST (2017)

THE POST (2017)

THE POST: A HIGH PROFILE, RELEVANT TRIBUTE TO JOURNALISTIC INTEGRITY

Sutradara: Steven Spielberg

Produksi: DreamWorks Pictures, Amblin Entertainment, Participant Media, 2017

Image: impawards.com

Berada di ranah drama sejarah politik dan jurnalistik AS seputar Pentagon Papers yang juga terkait ke film berjudul sama produksi TV tahun 2003 dan pastinya, kaliber Oscar All the President’s Men-nya Alan J. Pakula yang membahas skandal Watergate kelanjutannya, The Post memang bukan menyajikan topik ringan. Hanya saja, kolaborasi perdana Steven Spielberg, Meryl Streep dan Tom Hanks, tentu membuatnya jadi luar biasa menarik.

Ber-setting di tahun ‘70an terkait dengan pro-kontra perang Vietnam dengan fakta yang selama ini ditutupi pemerintah AS, mantan analis militer Daniel Ellsberg (Matthew Rhys) memilih untuk mengungkap dokumen rahasia pemerintah ke publik. Pengungkapan rahasia negara yang jadi bukti keterlibatan pemerintah sejak administrasi 3 presiden sebelum Richard Nixon ini kemudian meruncing di balik persaingan dua media AS The New York Times dan The Washington Post yang masih berstatus koran lokal. Resiko pilihan persekusi pemerintah dan pengungkapan kebenaran itu kemudian menjadi perdebatan antara Katherine ‘Kay’ Graham (Meryl Streep), pewaris The Washington Post yang tengah berada dalam dilema melempar saham medianya ke publik dengan redaktur idealis Ben Bradlee (Tom Hanks) yang bersedia melakukan apa saja demi eksistensi medianya mengungkap kebenaran.

Skrip yang ditulis Liz Hannah dan Josh Singer (co-writer Spotlight) memilih untuk lebih menyorot konflik internal di antara Kay dan Ben sebagai pusat penceritaan buat menggelar draft sejarah politik ketimbang elemen whistleblowing lain yang sebenarnya lebih memungkinkannya masuk ke ranah suspense thriller. Namun jelas, itu bukan pilihan mereka.

Dipenuhi bombardir dialog dan sorotan kamera di antara dominasi interaksi StreepHanks dan sejumlah karakter sampingannya, bukan lantas membuat The Post kehilangan aspek ketegangan dalam menggelar suspense-nya. Ia memang tak pernah meledak-ledak, namun bangunan karakterisasi itu terbangun dari skrip yang kuat dan storytelling Spielberg dengan detil-detil subtil di tiap pengadeganannya.

Di tengahnya, scoring John Williams juga mengisi The Post secara luarbiasa. Ia tahu kapan penceritaan itu memerlukan dukungan score untuk mengangkat feel-nya, juga sinematografi Janusz Kaminski yang bisa memanfaatkan dominasi indoor sets-nya dengan bagus. Dan selain performa powerhouse StreepHanks, masih ada dukungan yang bagus dari Bruce Greenwood, Jesse Plemons, Bradley WhitfordBob Odenkirk, Alison Brie bahkan Michael Stuhlbarg yang tampil singkat.

Walau keseluruhan pengisahannya mungkin mengharuskan pemirsanya tahu sedikit soal latar sejarahnya, namun bukan berarti The Post mengorbankan pace-nya buat jadi sulit diikuti. Emosinya tak pernah meledak tapi tetap memuncak di beberapa bagian hingga ke scene akhir yang megah serta menohok di balik konklusi jelas soal pilihan-pilihan kebenaran, media struggling, juga kebebasan hingga etika jurnalistik dalam sebuah nafas penghargaan yang kuat.

Jauh lebih dari The Pentagon Papers yang terbatas di skala produksi dan mungkin bisa disejajarkan dengan All the President’s Men dalam banyak sisi pandang beda (Spielberg dan timnya pun tak menolak untuk memberi hint ke arah pengungkapan skandal Watergate di pengujungnya yang menghentak), The Post pada akhirnya menjadi pembuktian mengapa tiga nama besar sebagai penggerak utamanya, Spielberg, Streep dan Hanks sangat layak menyandang predikat raksasa di ranah industri film mereka.

Bergerak menjelajahi ruang berita media cetak dan dilema personal serta pilihan-pilihan para karakternya, ia tak sekalipun meninggalkan urgensi ketegangan yang ada di tengah konflik yang bukan saja global, tapi juga jadi luarbiasa relevan di era banyaknya media bobrok, apalagi terhadap pemerintahan Trump sekarang. Not just an ultimate draft of history, a relevant, high profile tribute to journalistic integrity. (dan)

danieldokter

danieldokter

Daniel Irawan adalah pemilik situs ini.
danieldokter