Home » Dan at The Movies » TOMB RAIDER (2018)

TOMB RAIDER (2018)

TOMB RAIDER: A KINETIC ADVENTURE RIDE OF THE GRITTIER AND GROUNDED LARA CROFT

Sutradara: Roar Uthaug

Produksi : MGM, Warner Bros. Pictures, GK Films, 2018

Image: impawards.com

Sebagai salah satu video game paling populer dengan perkembangan lebih dari 20 tahun, pionir karakter wanita di ranahnya serta adaptasi yang merambah film, film pendek, animasi TV, komik hingga novel, Tomb Raider agaknya memang layak terus berlanjut. Adaptasi film terakhirnya 15 tahun lalu sebagai instalmen kedua Lara Croft Tomb Raider, The Cradle of Life arahan Jan De Bont yang memasang Angelina Jolie sebagai Lara sebenarnya masih ingin dilanjutkan namun terhenti karena Jolie menolak meneruskan perannya.

Versi 2018 ini me-reboot ulang adaptasi filmnya berdasarkan reboot video game tahun 2013 yang membalik ulang kisah origin Lara Croft dalam ekspedisi pertamanya. Berbeda dengan versi sebelumnya, bentukan karakter Lara di versi yang juga mengambil beberapa elemen dari sekuel game rilisan Crystal Dynamics ini dibuat lebih membumi dan realistis. Aktris Swedia peraih Oscar 2016 untuk Best Supporting Actress lewat The Danish GirlAlicia Vikander, kini terpilih menjadi Lara Croft baru.

Lara Croft (Vikander) yang memilih bekerja sehari-hari sebagai kurir sepeda ketimbang mewarisi kekayaan yang ditinggalkan ayahnya, bangsawan Richard Croft (Dominic West) terpaksa menerima takdirnya kala menemukan petunjuk rahasia dari Richard yang dinyatakan hilang dalam sebuah ekspedisi pencarian makam Ratu Jepang kuno Himiko di kepulauan misterius Yamatai. Meyakini ayahnya masih hidup, ia pun bertolak ke Hong Kong melacak jejak Richard. Bersama Lu Ren (Daniel Wu), seorang pemilik kapal sewaan, Lara tak menyadari sebuah petualangan besar menantinya di balik keberadaan Mathias Vogel (Walton Goggins), mantan partner Richard yang kini sudah menyiapkan milisi di Yamatai demi mewujudkan tujuan pribadinya terhadap ekspedisi rahasia itu.

Skrip yang ditulis oleh Evan Daugherty (Snow White and the Huntsman, Divergent) bersama Geneva Robertson-Dworet berdasarkan reboot game 2013 itu memang membawa Lara Croft versi Vikander jauh berbeda dengan versi Jolie. Gahar, realistis dan lebih membumi di balik atmosfer jungle adventure yang jauh dari gadget-gadget hi-tech. Tone ala film-film jadul kelas B di genre-nya, kadang nyaris seperti film-film rip-off ‘80an Antonio Margheriti seperti Hunters of the Golden Cobra atau Ark of the Sun God, dari sinematografi George Richmond (Kingsman: The Secret Service, Kingsman: The Golden Circle), juga ikut menekankan pilihan itu.

Namun bukan berarti jadi terlihat kuno, mereka tetap tak melupakan adegan-adegan aksi petualangan seru yang dipoles dengan treatment blockbuster sekelas Indiana Jones atau The Mummy versi Brendan Fraser secara kinetik. Dari adegan kapal karam ke bangkai pesawat jatuh di tengah air terjun yang menegangkan, kerja editor aksi veteran Stuart Baird (Lethal Weapon, Casino Royale, Salt) seolah membawa penontonnya menaiki wahana seru dalam nafas genre adventure sekaligus membawa elemen-elemen video game-nya dengan baik.

Di tengahnya, sutradara Norwegia Roar Uthaug dalam debut Hollywood-nya juga menyelipkan heart factor yang kuat dalam koneksi father to daughter karakter Lara dan Richard – yang dimainkan dengan baik oleh Dominic West; satu unsur yang tak kita dapatkan di Lara Croft versi Jolie. Bukan hanya membuat motivasi karakternya lebih terbangun jelas, detil-detil dan dilematisasi karakter yang membawa Lara kembali ke awal ekspedisinya, juga disemat dengan baik di atas performa magnetik Vikander.

Dukungan dari aktor HK Daniel Wu, Walton Goggins yang belakangan jadi langganan antagonis di film-film Quentin Tarantino, komedian Nick Frost dalam sempalan komikalnya hingga aktor senior seperti Derek Jacobi dan Kristin Scott Thomas yang membawa kemungkinan ke sekuel pun ikut menambah kelasnya. A kinetic adventure ride of the grittier and grounded Lara Croft, yang jelas ada di antara segelintir film adaptasi video game yang bagus dan luar biasa seru. Selebihnya hasil box office-nya nantilah yang menentukan reboot ini akan berlanjut menjadi franchise atau tidak. (dan)

 

danieldokter

danieldokter

Daniel Irawan adalah pemilik situs ini.
danieldokter

Latest posts by danieldokter (see all)