Sejak perhelatan ke-27-nya di tahun 2014, Tokyo International Film Festival (TIFF/TIFFJP) mempersembahkan piala spesial yang mereka namakan ‘Samurai Award’ bagi insan-insan film veteran dengan pencapaian besar yang terus berkesinambungan menciptakan karya-karya groundbreaking dalam memberi jalan ke era baru sinema dunia. Penerima Samurai Award pertama adalah sineas/aktor Jepang Takeshi Kitano dan sutradara Tim Burton, berlanjut ke sutradara Jepang Yoji Yamada dan John Woo di tahun kedua.
Masih tetap mempertahankan dua Samurai Award untuk sineas lokal dan internasional, Samurai Award di TIFF ke-29 akan dipersembahkan bagi sutradara pemenang Oscar Martin Scorsese (‘Taxi Driver’, ‘The Departed’) dan sineas Jepang Kiyoshi Kurosawa.

image.net/tiff-jp,net
Lahir di Kobe, Jepang, 61 tahun lalu, Kiyoshi Kurosawa yang awalnya aktif sebagai kritikus film di bawah mentoring kritikus kawakan Jepang Shigehiko Hasumi memulai karir penyutradaraannya lewat sejumlah film-film eksploitasi berbujet rendah, dikenal dengan sebutan ‘pink film’ yang ditayangkan di sinema-sinema terbatas di negara mereka pada era ’80-an.
Baru di awal ’90-an ketika ia mendapatkan beasiswa ke Sundance Institute, Kiyoshi merubah arah karirnya ke dalam genre yang membuat namanya melekat dan sangat dikenal sebagai horror director lewat ‘Pulse’ (2001) diikuti ‘Doppelganger’ (2003) dan ‘Loft’ (2005).

image.net/tiff-jp.net
Dengan pengaruh yang melekat ke film-film Stanley Kubrick dan Andrei Tarkovsky, walau Kiyoshi sendiri mengakui bahwa influence terbesarnya datang dari film-film Hitchcock dan Ozu, selain juga dibentuk lewat film-film Don Siegel, Sam Peckinpah hingga Tobe Hooper yang digemarinya, sutradara yang kerap memakai aktor Koji Yakusho di film-filmnya ini melebarkan sayap ke film-film bernuansa seni lebih lewat ‘Tokyo Sonata’ (2008) yang memenangkan Jury Prize di Cannes dan akhirnya berhasil meraih Best Director di Un Certain Regard Cannes tahun 2015 lewat ‘Journey to the Shore’.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, acara seremonial Samurai Award tahun ini akan kembali dihelat pada tanggal 3 November bersama closing ceremony TIFF ke-29 dengan event Special Talk ‘In Person: Kiyoshi Kurosawa’ untuk melihat balik sejarah karir dan tantangan-tantangan yang dihadapinya dalam perjalanannya sebagai seorang acclaimed filmmaker.
Sementara Martin Scorsese yang berhalangan hadir di TIFF tahun ini juga memiliki nilai penting bagi sinema Jepang dengan proyek terbarunya, ‘Silence’, sebuah adaptasi novel Jepang karya Shusako Endo yang sudah melalui rentang panjang selama 27 tahun untuk diangkat ke layar lebar.
Tokyo International Film Festival ke-29 akan berlangsung dari 25 Oktober hingga 3 November 2016 di bilangan Roppongi Hills mencakup Toho Cinema, EX Theater dan sejumlah lokasi lain di Tokyo.
danieldokter
Latest posts by danieldokter (see all)
- TOKYO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL KE-34 AKAN DIBUKA DENGAN CRY MACHO DAN DITUTUP DENGAN DEAR EVAN HANSEN - September 21, 2021
- MERASAKAN SENSASI DOLBY AUDIO DI INDIHOME - June 25, 2021
- COUNTERPART – TV SERIES: FIKSI ILMIAH SERU SOAL DUNIA PARALEL - February 26, 2021
danieldokter.com A Movie a Day Keeps The Doctor Nearby
