Home » Interview (page 2)

Interview

“MY NEWEST ONE IS MY BEST ONE”: WAWANCARA EKSKLUSIF DENGAN MASAAKI YUASA DI TOKYO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL KE-31

©2018 TIFF Menjadi fokus animasi di Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-31 tahun ini, Masaaki Yuasa – merupakan seorang animator, storyboard artist, penulis skrip dan sutradara anime yang sangat dikenal dengan gaya bebasnya yang cenderung diakui liar oleh banyak pengamat. Pendekatan khas ini diakuinya datang dari kesukannya terhadap beberapa film animasi favoritnya – dari The Fox and the Hound-nya Walt ...

Read More »

“KEINGINAN UNTUK MENGANGKAT KISAH RUDOLF NUREYEV SUDAH SAYA SIMPAN SELAMA 20 TAHUN”: WAWANCARA DENGAN RALPH FIENNES TENTANG THE WHITE CROW DI TIFF KE-31

Datang mempresentasikan filmnya untuk bersaing dalam 16 film kompetisi utama di Tokyo International Film Festival (TIFF) ke-31, The White Crow adalah karya penyutradaraan ketiga Ralph Fiennes setelah Coriolanus (2011) dan The Invisible Woman (2013).  Bersama penayangan world premiere-nya di Telluride Film Festival Agustus lalu, The White Crow yang diproduksi BBC Films ini juga akhirnya mendarat di Sony Pictures Classics sebagai ...

Read More »

“SAYA INGIN BEKERJASAMA DENGAN CHRISTINE HAKIM”: WAWANCARA EKSKLUSIF DENGAN KOJI YAKUSHO – ACTOR IN FOCUS DI TOKYO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL KE-31

Seperti biasanya, di segmen Japan Now – segmen untuk memperkenalkan wajah sinema Jepang dari masa ke masa, Tokyo International Film Festival (TIFF) selalu memilih aktor legendaris dalam sinema Jepang untuk menjadi fokus spesial dengan penayangan retrospektif film-film terbaik mereka. Tahun ini, sorotan Actor in Focus di segmen Japan Now menjadi milik aktor Koji Yakusho, aktor kelahiran 1956 yang diakui hingga ...

Read More »

“KOMEDI YANG BAIK ADALAH YANG BISA MEMBUAT KITA TERTAWA DAN MENANGIS DI SAAT YANG BERSAMAAN” – WAWANCARA EKSKLUSIF DENGAN SUTRADARA TOSHIYUKI TERUYA DARI BORN BONE BORN DI OIMF KE-10

Born Bone Born yang merupakan versi feature dari film pendek Born, Bone, Boon karya komedian Yoshimoto, Toshiyuki Teruya, yang mulai menjajal kemampuan sutradaranya lewat film pendek lain berjudul Keiji Boggy di tahun 2006. Meraih Audience Award di Skip City International D-Cinema Festival 2017 sekaligus Grand Prix Award untuk Jepang di Short Shorts Films Festival & Asia 2017, film yang mengangkat ...

Read More »

“YANG MEMBUAT SAYA INGIN BIKIN FILM ADALAH FILM REMAJA” – MENGULIK LEBIH SOAL DILAN 1990 LEWAT OBROLAN SANTAI DENGAN SUTRADARA FAJAR BUSTOMI DI OIMF KE-10

Okinawa International Movie Festival (OIMF) memang berbeda dari kebanyakan festival film internasional lainnya. Sejak diselenggarakan pertama kali oleh Yoshimoto Kogyo, salah satu pemain terbesar industri komedi di Jepang di tahun 2009, ia mengusung pakem bertema Laugh and Peace yang membuat film-film official selection-nya bukan berupa film yang biasa dikotakkan di sini sebagai ‘film-film festival’ dalam artian yang tak akrab bagi ...

Read More »

“PICNIC CINEMA ADALAH SEBUAH EKSPERIMENTASI OBJEK” – WAWANCARA EKSKLUSIF BERSAMA CORNELIO SUNNY DAN KARINA SALIM DARI MOBIL BEKAS DAN KISAH-KISAH DALAM PUTARAN DI TOKYO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL KE-30

Film Mobil Bekas dan Kisah-Kisah dalam Putaran karya Ismail Basbeth, yang digagas secara crowdfunding dan sudah memulai debutnya di Busan International Film Festival sebelumnya, tahun ini menjadi salah satu seleksi dalam program Crosscut Asia #04 yang diprakarsai Tokyo International Film Festival (TIFF/TIFFJP) bersama The Japan Foundation Asia Center. Selalu punya bidikan ke sinema negara Asia Tenggara, tema tahun ini yang ...

Read More »

“KAMI BERUSAHA MEMPERTAHANKAN KESEIMBANGAN ANTARA FILM SEBAGAI KARYA SENI DAN HIBURAN” – BINCANG-BINCANG BERSAMA PROGRAMMER TOKYO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL DAN FESTIVAL DIRECTOR BARUNYA

Sejak Maret lalu, pertemuan tahunan UniJapan sudah diberitakan menunjuk Takeo Hisamatsu untuk menggantikan posisi festival director Tokyo International Film Festival (TIFF/TIFFJP), Yasushi Shiina yang mengakhiri masa jabatannya setelah periode 4 tahun terakhir dan berpindah mengurus pasar film pendampingnya, TIFFCOM. Sudah berkarir selama 40 tahun sebagai veteran industri sinema Jepang di ranah produser, juga menjadi bagian dari satu dari 4 rumah ...

Read More »

“ANIME JUGA HARUS BISA MENGANGKAT TEMA-TEMA LEBIH REALISTIS” – WAWANCARA EKSKLUSIF TOKYO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL KE-30 BERSAMA KEIICHI HARA

Dikenal sebagai sineas idealis yang sudah membawa identitas budaya Jepang lewat sudut pandang beragam, Keiichi Hara, sutradara kelahiran Tatebayashi, Gunma, Jepang, 58 tahun silam ini hadir dengan segmen khusus The World of Keiichi Hara untuk memperingati ulang tahun anime ke-100 di Tokyo International Film Festival (TIFF/TIFFJP) ke-30. Menjadi fokus animasi tahun ini setelah Mamoru Hosoda di tahun sebelumnya, Hara memulai ...

Read More »

“FILM HONG KONG SUDAH KEHILANGAN JATI DIRINYA”; WAWANCARA EKSKLUSIF BERSAMA SUTRADARA FRUIT CHAN DI OKINAWA INTERNATIONAL MOVIE FESTIVAL (OIMF) KE-9

  Tak banyak mungkin penggemar film HK yang benar-benar mengenal nama sutradara Fruit Chan, lengkapnya Fruit Chan Gor (陳果). Sutradara kelahiran Guangdong, China, tahun 1959 ini dikenal sebagai sutradara, penulis dan produser aliran new wave (Fruit Chan ada di aliran second wave dalam perkembangan sinema mereka). Berbeda dengan nama-nama sutradara mainstream sinema Hong Kong lainnya, penonton awam penikmat film-film HK ...

Read More »

‘TRILOGY OF INTIMACY’ BAGI SAYA SEPERTI MEMBUAT SEBUAH LUKISAN”: WAWANCARA EKSKLUSIF BERSAMA TEDDY SOERIAATMADJA & RAIHAANUN DI TOKYO INTERNATIONAL FILM FESTIVAL KE-29

Menghadiri Tokyo International Film Festival (TIFF/TIFFJP) ke-29 untuk mempresentasikan tiga filmnya dalam ‘Trilogy of Intimacy’ yang masuk ke dalam line up ‘Crosscut Asia: Colorful Indonesia’ tahun ini, Teddy Soeriaatmadja didampingi oleh Raihaanun yang juga membawa dua filmnya yang lain, ‘Following Diana / Sendiri, Diana Sendiri’ karya Kamila Andini dan ‘Salawaku’ karya Pritagita Arianegara yang terpilih dalam segmen kompetisi Asian Future. ...

Read More »